Tips And Trick : Cara memasang Wallpaper Dinding
article

Tips And Trick : Cara memasang Wallpaper Dinding

TIPS DAN TRIK MEMASANG WALLPAPER

Anda bosan dengan tampilan interior rumah yang itu-itu saja? Terutama di saat kita menyambut hari Natal dan Tahun Baru, pasti Anda ingin mengubah suasana rumah lebih menarik. Dan apa solusinya? Anda bisa mengaplikasikan wallpaper yang cantik pada dinding rumah. Sekarang ini tersedia berbagai macam warna, jenis, dan motif wallpaper dari bermacam distributor sehingga Anda tidak perlu lagi bingung untuk memilih wallpaper yang diinginkan. Tapi tahukah Anda, untuk memasang wallpaper kini tak perlu memerlukan seorang pakar atau tukang yang ahli lagi, Anda pun dengan mudah bisa melakukannya sendiri.Tentu saja semuanya membutuhkan persiapan terlebih dahulu dan Anda bisa mengikuti tips dan trik berikut supaya mendapatkan hasil yang maksimal. 

Persiapkan Alat Pasang Wallpaper

Pertama-tama persiapkan peralatan untuk memasang wallpaper terlebih dahulu. Anda bisa menyiapkan daftar-daftar yang diperlukan antara lain:

  • alas plastik
  • tangga
  • cutter
  • Alat Tulis
  •  meteran
  • benang dengan pemberat
  • Lem wallpaper dinding
  • Ember X2  ( untuk air bersih dan adukan lem wallpaper)
  • Spons
  • Kuas lem
  • Roller
  • Amplas
  • Kape untuk meratakan dinding

 

Pastikan permukaan dinding rata 

Sebelum Anda memutuskan untuk memasang wallpaper yang perlu diperhatikan ialah bidang permukaan yang akan diaplikasikan, harus rata, tidak bergelombang, tidak bercak minyak dan debu, dan tidak lembab. Apabila permukaan dinding tidak rata sebaiknya Anda memlester ulang agar tidak bergelombang ketika dipasang wallpaper. Lalu,  ambil peralatan dan copot sakelar, gagang handuk, gagang tisu toilet, dan lain-lain. Lepas semua yang ditempel di dinding dengan mematikan listrik terlebih dahulu. Hal ini digunakan untuk mencegah hilangnya paku atau menjaganya, sehigga paku kembali ke tempatnya setelah semua dilepas. Jika dinding Anda sebelumnya telah terpasang oleh wallpaper, sebaiknya Anda mencabutnya terlebih dahulu sebelum menempel yang baru, hal ini agar wallpaper yang akan dipasang lebih tahan lama.

 

Tentukan titik awal penempelan di ruangan Anda

 

Dalam menentukan titik awal untuk menempel wallpaper, mulailah dari ujung kamar yang paling tidak mencolok. Contohnya, di kamar tidur, penempatan titik biasanya terletak di belakang pintu. Jangan mulai menempel dari bagian tengah terlebih dahulu, kecuali dinding Anda memiliki aksen. Jika Anda ingin memasang di kamar mandi, jangan lakukan di dinding belakang toilet karena akan sulit.  Jika Anda menempel di kamar mandi, jika dilakukan dari dinding belakang toilet akan sangat sulit, karena Anda memerlukan energi dan kesabaran lebih banyak. Berdirilah di posisi yang tepat di mana Anda bisa melihat keseluruhan panjang kedua tembok yang akan dipasang wallpaper sebelum Anda memulainya. Buatlah garis acuan. Ambil pengukur, 0.6 m dan dengan pensil dan mulailah ke titik awal di ruangan Anda. Anda harus membuat garis acuan untuk memastikan agar kertas pertama tertempel dengan rapi dari atas ke bawah. Ukurlah secara horizontal juga lebar wallpaper dari titik awal Anda. Kurangi ½ inci dari ini, dan gambarlah garis vertikal dari titik ini. Lakukan di bagian ruangan dan buatlah garis acuan lainnya di sudut dan dinding baru. Hal ini untuk memastikan bahwa wallpaper Anda menempel serasi. Dan jangan gunankan pena tinta untuk menandai garis acuan karena akan menodai wallpaper.

 

Ukur secara akurat bidang dinding yang akan dipasang

Pertama-tama Anda sebaiknya mengukur mulai dari plafon hingga lantai. Biasanya dengan rumah dengan ketinggian 2,45 m. Gulung wallpaper Anda di meja atau lantai, luruskan polanya. Cek dua kali pengukuran Anda sehingga tidak terjadi kesalahan dalam mengguntingnya. Tujuannya adalah dengan menjaga kertas Anda di bagian besar sehingga Anda bisa membuat tampilan lebih alami. Tandai area dinding yang akan Anda pasang wallpaper dengan garis agar untuk menghindari kesalahan. Sesuaikan lebar bidang dengan lebar wallpaper dan perhitungkan dengan melebihkan kira-kira 1 sampai 1,5 cm untuk bagian sambungan. Kemudian Anda bisa ikuti petunjuk pemotongan yang tertera pada gulungan wallpaper sehingga motif yang dihasilkan terlihat serasi. Potong wallpaper dalam bentuk pola potongan mengikuti bidang dinding, perhatikan sambungan antar wallpaper. Produsen atau distributor wallpaper bisa membantu Anda menghitung berapa banyak wallpaper yang Anda butuhkan, namun berikut adalah cara singkat untuk menghitungnya. Wallpaper dijual dalam bentuk gulungan atau rol. Lebar rol umumnya 50 cm dan 93 cm. Untuk panjangnya ada yang 5 m, 10 m, dan 17,5 m. Untuk mengetahui perkiraan jumlah gulungan yang harus dibeli, Anda dapat menghitungnya sebagai berikut :

  • Luas dinding murni [satu sisi] = (Panjang x Tinggi) - (Luas Jendela atau Pintu)
  • Luas dinding murni [satu ruangan] = (Keliling Ruangan x Tinggi Ruangan) - (Jumlah Luas Jendela atau Pintu)
  • Tidak ingin ribet ?? Silahkan pakai Calculator Wallpaper kami

Setelah mengetahui luas dinding murni, banyaknya gulungan wallpaper yang diperlukan adalah dengan membagi luas dinding murni dengan luas gulungan wallpaper, atau dengan perhitungan sebagai berikut:

  • Banyaknya Wallpaper = Luas Dinding Murni / Luas Gulungan (di mana luas gulungan = panjang x lebar gulungan yang dijual)

Note : Biasa ada buangan kurang lebih 10% dari bahan

Perhitungan tersebut, merupakan perhitungan kasar. Anda dapat pula menanyakannya kepada penjual wallpaper untuk perkiraan yang lebih tepat.

 

Siapkan Wallpaper

Selain memilih warna dan motif, yang patut diperhatikan saat Anda akan memilihwallpaperadalah mempertimbangkan faktor kesehatan. Salah satunya, perhatikan jenis pelarut warna yang digunakan untuk menghasilkan warna dan motif padawallpaper. Apakahwallpapertermasukwater basedatausolvent based? Water based jika pewarna menggunakan bahan dasar air. Sedangkan, solvent basedadalah wallpaper yang menggunakan pewarna berbahan dasar tiner. Kandungan yang terdapat dalam tiner dapat menempel pada wallpaper dan akan menimbulkan bau tiner pada ruangan setelah dipasang pada dinding. Akibatnya, bila Anda dan keluarga setiap hari mencium bau ini dan menimbulkan polusi udara dalam rumah yang tentu tidak baik untuk kesehatan. Saat akan membeli wallpaper, cobalah untuk mencium apakah gulungan wallpaper berbau tiner atau tidak untuk mengetahui aman tidaknya wallpapertersebut bagi kesehatan. Bila mungkin, pastikan wallpaper tidak mengandung logam berat yang beracun seperti merkuri atau timbal yang dapat membahayakan kesehatan. Anda juga dapat memilih wallpaper yang mendukung kesehatan, karena saat ini ada pula wallpaper yang dapat membunuh bakteri yang terdapat di udara, menetralisir udara kotor. Jangan lupakan juga untuk memilih wallpaper yang tidak membahayakan kesehatan.

 

Pasang Wallpaper 

Setelah dinding siap dipasang wallpaper. Tidak perlu pusing. Cukup dengan menghitung. Pada saat Anda memotong wallpaper bermotif, untuk potongan yang ke-2 dan ke-3, sebelumnya Anda terlebih dahulu menyocokkan motifnya. Biasanya pada wallpaper terdapat keterangan (repeat after 13cm). Jadi Anda harus memotonng pada jalur ke-2, lebihkan 13 cm pada motif jalur pertama, jalur kedua, jalur keempat dan seterusnya. Gunakan benang yang diberi pemberat untuk menandakan posisi jalur wallpaper agar tegak lurus dan rapi ketika akan dipasang. Tandai dengan pensil atau krayon  setiap jalur wallpaper yang Anda buat. Hal ini dilakukan agar wallpaper tegak lurus pada posisinya pada saat pemasangan berlangsung. Karena jika pada jalur pertama Anda pasangnya miring, maka jalur kedua, ketiga, dan seterusnya pun akan miring mengikuti jalur yang sebelumnya. Setelah semuanya siap, ambil lem wallpaper pada ember pertama yang kental dan sempurna. Letakkan alas plastik, di bawah wallpaper yang sudah Anda potong-potong. Gunakan roller dan ratakan lem wallpaper dengan wallpaper yang akan ditempel. Lakukan tahap ini sampai lem meresap pada wallpaper yang akan tempelkan di dinding.  Pasang dan tempel wallpaper pada dinding, jangan lupa ikuti tanda yang sebelumnya Anda buat dengan pensil lalu ratakan dengan dengan mika atau penggaris akrilik. Ambil lem pada ember yang kedua, yang lebih kental. Aplikasikan lem yang kental pada sambungan Ambil wallpaper. Ratakan sisi bagian kiri dan sisi bagian kanan sampai sambungan tertutup dan tak terlihat. Cek sambungan dan bagian sudut dinding, pastikan semuanya rapi. Ambil spons, basahkan dengan air, kemudian lap seluruh permukaan wallpaper dinding dan bersihkan jangan sampai ada lem yang berlebihan dan jangan sampai mengering. Last but not least, Anda dapat merasakan kebanggaan tersendiri karena telah berhasil memasang wallpaper tanpa batuan tukang.


Let's decorate!

 

Dinda Bestari

Author

Dinda Bestari
Writer@Livingetc Indonesia Magazine and Art Republik Indonesia ; Freelance Writer @Wallpaperbagus
TAGS