Wallpaper Dinding Motif Kontemporer| Desain
article

Wallpaper Dinding Motif Kontemporer| Desain

Padanan kata modern kontemporer sudah sangat akrab di telinga kita. Tapi apakah modern kontemporer itu?  Yuni Jie (2006) dalam bukunya “Modern Interior Design” menuturkan bahwa kata modern ini diperkenalkan pertama kali di Belahan dunia Eropa, terutama Negara Jerman, pada masa Revolusi Industri pada abad ke-19. Pergerakan ini timbul akibat pemberonyakan terhadap unsur klasik. Gerakan Bauhaus di Stuttgart mendandai lahirnya gerakan modernism dengan memelopori penggunaan material dan fungsi secara tepat. “Forms follow function” adalah jargon yang popular pada masa itu. Mulai saat itu, gerakan modern menjadi bagian dari gaya hidup, bukan hanya sekedar gaya. (Baca: TUJUH GAYA DASAR DALAM DESAIN INTERIOR)

Desain modern ini mengacu pada periode waktu yang berbeda yang mencakup awal hingga pertengahan abad ke-20, menurut National Trust for Historic Preservation. Hal ini dicontohkan oleh bahan industri, keselarasan dengan alam, dan penolakan dari ornamen pada masa gaya sebelumnya seperti Victoria dan Art Nouveau. Benna Crawford, Designer & Spesialis Feng Shui, menegaskan bahwa modernisme ini mewujudkan filosofi yang sadar sosial, progresif, utilitarian dan "baru." Arsitek dan desainer furnitur termasuk tokoh dalam pergerakan modernism ini di antaranya Le Corbusier, Ludwig Mies van der Rohe, Walter Gropius, Ray dan Charles Eames, Philip Johnson dan Frank Lloyd Wright. Material kaca diadaptasi dengan teknologi modern yang menakjubkan oleh modernis Glass House adalah sebuah kubus hidup benar-benar transparan diisi dengan furnitur karya Mies van der Rohe.

Sementara The Museum of Modern Art mendefinisikan desain kontemporer - menjadi kata sifat, bukan gaya - juga buatan, indah, efisien, inovatif dan mencerminkan waktu. Hal ini sejalan dengan definisi kontemporer dikutip dari http://www.thefreedictionary.com/contemporary, yang artinya “saat ini; termasuk dalam periode waktu yang sama”. Karena kontemporer adalah "saat itu," desainnya selalu berubah dan eklektik. Dekorasi kontemporer ini sangat terpengaruh oleh gaya modern. Furnitur kontemporer cenderung ramping dan monokromatik, tetapi tidak ada aturan baku.

Dari beberapa pendapat para ahli, dapat disimpulkan bahwa dalam desain interior, modern dengan kontemporer tidaklah sama. Seiring dengan kemajuan yang pesat dalam industri material interior terutama wallpaper dinding; muncullah beragam pilihan motif, warna dan tekstur wallpaper dinding nuansa kontemporer yang dapat Anda pilih sesuai selera! (Baca: PERCANTIK RUMAH MUNGIL SEHAT DENGAN WALLPAPER DINDING)

Pada dasarnya, motif geometris atau simplicity dengan warna-warna netral dapat dipilih untuk ruangan dengan tema kontemporer. Berikut adalah beberapa desain interior kontemporer dengan pengaplikasian wallpaper dinding sebagai pemanis ruang yang layak dijadikan inspirasi.

 

  

     

  

Desain yang beraneka ragam dan tak terbatas ini merupakan keunggulan bahan ini. Produksi dengan menggunakan teknologi tinggi ini menghasilkan wallpaper dinding dengan berbagai pilihan corak, motif dan tekstur. Berkat desain yang variatif tersebut, wallpaper dinding membantu mewujudkan suasana ruang dan tema ruang apapun termasuk kontemporer. (baca: MEMILAH & MEMILIH WALLPAPER DINDING YANG COCOK) Pengaplikasian wallpaper tak hanya sebatas dinding. Wallpaper dapat pula diaplikasikan pada langit-langit ruangan.

Selamat berkreasi dengan wallpaper dinding!

 

Bacaan:

Jie, Yuni. 2006. Modern interior design: kompilasi karya-karya inspiratif. Jakarta: Gramedia

Crawford, Benna. ND. What Is the Definition of Contemporary Design? Tersedia di http://www.ehow.com/facts_5006496_what-definition-contemporary-design.html diakses tanggal 20/02/2016

Wirania Swasty, S.Ds., MBA

Author

Wirania Swasty, S.Ds., MBA
Staff Pengajar Jurusan Desain - Telkom University